Pada akhir – akhir ini, meningkatnya Fundamentalisme Agama di Indonesia
semakin meresahkan masyarakat. Sebagai contohnya adalah penusukan Menko
Polhukam Wiranto ketika beliau sedang berkunjung ke Pandeglang pada tanggal
10 Oktober 2019 silam. Menariknya, pelaku penusukan Wiranto yang bernama
Abu Rara diduga anggota jaringan teroris Jamaat Ansharut Daulah (JAD) yang
berafiliasi dengan Islamic State of Iraq and Syria (ISIS). Abu Rara menganggap
Wiranto layak layak dihabisi karena dia menganggap bahwa pemerintah Indonesia
adalah Thogut. Hal ini membuat pemerintah Indonesia semakin memperketat
keamanan para pejabat mengingat kekhawatiran insiden serupan akan terulang
kembali.
Baru – baru ini peristiwa pembubaran upacara leluhur Ki Ageng Mangir oleh
masyarakat dan Polisi di dusun Mangir Lor Bantul sangat meresahkan dan
dikhawatirkan akan menjadi preseden buruk bagi toleransi di Indonesia.
Sebelumnya, Slamet Juniarto yang merupakan pelukis di Yogyakarta dilarang
mengontrak di Dusun Karet, Desa Pleret, Kecamatan Pleret, Kabupaten Bantul
pada bulan April silam. Pasalnya, Slamet sendiri merupakan penganut agama
Katolik.
Mengapa Fundamentalisme Agama di Indonesia semakin subur dan menurunnya
toleransi antar umat beragama di Indonesia? Untuk mencari penyebab dari
tumbuhnya Fundamentalisme Agama di Indonesia, maka perlu riset dan penelitian
untuk membuktikan itu.
Penyebab pertama tumbuhnya Fundamentalisme Agama di Indonesia adalah
munculnya pemikiran agama yang lebih tekstualis dan literalis. Salah satu
pemikiran agama yang cenderung ekstrim diwakili oleh paham Wahabi di Islam.
Sejak tahun 1980 – an, penyebaran Wahabi di Indonesia dilakukan melalui LIPIA
(Lembaga Ilmu Pengetahuan Islam dan Arab) di Jakarta. Keberadaan paham
Wahabi menjadi penyebab meningkatnya intoleransi di Indonesia karena mereka
menolak tradisi – tradisi yang sudah lama berkembang di masyarakat seperti
Sekaten, Tahlilan, Maulid Nabi dan lain – lain serta sekte – sekte di agama Islam
yang menurut mereka menyimpang seperti Syiah, Ahmadiyah dan lain – lain.
Penyebab kedua tumbuhnya Fundamentalisme Agama di Indonesia adalah
masalah ekonomi. Permasalahan ekonomi di Indonesia kerap menjadi
permasalahan tersendiri mengingat akhir – akhir ini pertumbuhan ekonomi di
Indonesia melambat menjadi 5 %. Pertumbuhan ekonomi yang melambat
mempengaruhi kondisi sosial dan politik di Indonesia. Banyak orang – orang yang
mengalami ketidakpastian ekonomi cenderung memilih berpaling kepada
pemikiran agama yang cenderung fundamentalis. Hal ini yang membuat
Fundamentalisme Agama semakin berkembang pesat.
Penyebab ketiga tumbuhnya Fundamentalisme Agama di Indonesia adalah
masalah sosial. Penyebab ketiga ini masih ada hubungannya dengan penyebab
kedua mengingat permasalahan sosial berawal dari permasalahan ekonomi.
Kesenjangan yang tinggi antara orang kaya dan orang miskin membuat banyak
orang – orang miskin yang merasa menganggap orang – orang elit tidak mampu
mengatasi persoalan ekonomi yang dialami mereka dan malah memperburuk
kondisi yang ada. Hal ini yang membuat mereka akhirnya berpaling ke tokoh –
tokoh konservatif yang dianggap membawa ide – ide kemakmuran.
Penyebat keempat tumbuhnya Fundamentalisme Agama di Indonesia adalah
lambatnya pemerintah dalam menangkal intoleransi. Pemerintah masih dinilai
belum mampu menganulir peraturan – peraturan yang dinilai menghambat
toleransi serta cenderung bersikap pasif ketika intoleransi mencuat. Hal ini
semakin diperburuk dengan adanya fatwa MUI pada tahun 2005 yang
mengharamkan Liberalisme, Sekulerisme dan Pluralisme dan fatwa – fatwa MUI
yang cenderung tidak berpihak kepada minoritas. Sikap pemerintah yang memilih
menunggu keputusan MUI bukanlah alasan buat pemerintah untuk bersikap pasif
ketika menghadapi intoleransi. Sebab sejatinya pemerintah bukan hanya
mengakomodir mayoritas saja, tapi juga minoritas yang tertindas.
Menghentikan Fundamentalisme Agama bukanlah gampang. Ini dikarenakan
keyakinan mereka yang kuat dan menganggap ajaran mereka yang paling benar
sehingga penanganan Fundamentalisme Agama harus ekstra hati – hati. Apabila
salah sedikit saja dalam penanganan Fundamentalisme Agama, maka bisa menjadi
bumerang yang hanya membuat intoleransi semakin memburuk. Menangani
Fundamentalisme Agama dan Intoleransi tidak hanya memakai sebab keagamaan
dan ekonomi saja. Tapi, yang dibutuhkan adalah pentingnya makna hidup. Ini
dikarenakan orang – orang yang terpapar Fundamentalisme Agama adalah orang –
orang yang cenderung kehilangan makna hidup. Perspektif psikologis juga sangat
penting dalam menangani Fundamentalisme Agama karena orang – orang yang
Fundamentalis juga dipengaruhi oleh faktor psikologis. Dengan demikian,
penanganan Fundamentalisme Agama dan Intoleransi yang betul akan
memciptakan masyarakat yang damai tanpa ujaran kebencian, intoleransi dan
SARA.
Sumber
https://news.detik.com/berita/d-4740717/menko-polhukam-wiranto-diserangseorang-
pria-di-banten?_ga=2.91935962.1759756322.1574949668-
1744068877.1574949668
https://news.detik.com/berita/d-4741399/polri-pak-wiranto-ditusuk-karenapelaku-
berpandangan-pemerintahthogut?_
ga=2.75536341.1759756322.1574949668-1744068877.1574949668
https://news.detik.com/berita/d-4742545/polisi-sebut-abu-rara-penusuk-wirantoterkait-
teroris-sibolga-jad-bekasi?_ga=2.8584181.1759756322.1574949668-
1744068877.1574949668
https://news.detik.com/berita/d-4742389/wiranto-ditusuk-jimly-khawatirkeselamatan-
jokowi-saat-blusukan?_ga=2.259038154.1759756322.1574949668-
1744068877.1574949668
https://nasional.tempo.co/read/1272263/setara-institute-paparkan-alasanintoleransi-
di-bantul-tinggi/full&view=ok
https://tirto.id/lipia-ajaran-wahabi-di-indonesia-ckes
https://finance.detik.com/berita-ekonomi-bisnis/d-4799611/pak-jokowi-ini-biangkerok-
pertumbuhan-ekonomi-ri-mentok-
5?_ga=2.150204982.1293531991.1575100632-1448539973.1575100632
https://news.detik.com/berita/d-4798448/jokowi-teken-pp-kriteria-rentanterpapar-
paham-radikal-pks-naif?_ga=2.173693475.1293531991.1575100632-
1448539973.1575100632
https://nasional.kompas.com/read/2017/01/16/07444731/populisme.kesenjangan.d
an.ancaman.terhadap.demokrasi.?page=all
https://faisalbasri.com/2017/01/15/kesenjangan-sosial-dan-ekonomi-dinilaimemicu-
populisme/
https://www.beritasatu.com/politik/553399/yenny-wahid-intoleransi-danradikalisme-
masih-jadi-pr-pemerintahan-mendatang
https://www.cnnindonesia.com/nasional/20191103183341-32-445250/lsiintoleransi-
di-era-jokowi-masih-tinggi
https://www.vivanews.com/berita/nasional/20805-pemerintah-dinilai-masihsetengah-
hati-tangani-kasus-intoleransi-nbsp
https://www.bbc.com/indonesia/indonesia-47801818
https://tirto.id/maruf-amin-di-antara-fatwa-mui-dan-posisi-wakil-presiden-cSGL
https://www.vice.com/id_id/article/gyz4b3/peneliti-universitas-indonesiaradikalisme-
tak-bisa-dicegah-dengan-melarang-celana-cingkrang-ataupun-cadarfachrul-
razi-keliru
Jumat, 10 Januari 2020
Senin, 15 April 2019
Catatan buat Capres dan Cawapres yang Terpilih
Sudah tidak berasa kalau Pilpres dan Pileg tinggal sebentar lagi yaitu tanggal 17 April 2019. Mengapa Pilpres dan Pileg tahun 2019 penting sekali? Karena ini terkait permasalahan bangsa selama 5 tahun ke depan. Oleh karena itu, ada catatan-catatan penting yang wajib diketahui oleh Presiden Indonesia yang nantinya terpilih untuk periode 2019-2024 yaitu:
1. Siapapun buat Capres dan Cawapres yang terpilih sebagai Presiden Indonesia untuk periode 2019-2024 mampu melindungi kebebasan berpendapat dan kebebasan berekspresi. Masih banyak kebebasan berpendapat dan kebebasan berekspresi yang terbelenggu oleh peraturan yang masih berlaku di Indonesia. Parahnya lagi, peraturan yang berlaku tersebut seringkali dianggap pasal karet. Hal ini akan menjadi catatan buruk bagi kebebasan berpendapat yang telah menjadi tujuan Reformasi pada tahun 1998 silam dan bisa berdampak bagi Indonesia pada tahun yang akan datang. Oleh karena itu, siapapun buat presiden Indonesia yang nantinya terpilih diharapkan mampu melindungi kebebasan berpendapat sehingga mampu mewujudkan demokrasi di Indonesia secara ideal.
2. Siapapun buat Capres dan Cawapres yang terpilih sebagai Presiden Indonesia untuk periode 2019-2024 mampu melindungi kebebasan minoritas dalam menjalankan hak-haknya. Masih banyak perlakuan mayoritas terhadap minoritas yang cenderung tidak adil. Banyak kasus-kasus minoritas yang akhirnya mengambang dan tidak jelas kelanjutannya. Hal ini sangat bertentangan dengan prinsip "Bhinneka Tunggal Ika" yang telah menjadi falsafah bangsa Indonesia sejak lama dan dikhawatirkan akan memicu perpecahan di kalangan bangsa Indonesia jika perlakuan tidak adil mayoritas terhadap minoritas masih berlanjut. Oleh karena itu, siapapun buat Capres dan Cawapres yang nantinya terpilih diharapkan mampu melindungi kebebasan minoritas dalam menjalankan hak-haknya sehingga mampu mewujudkan masyarakat Indonesia sebagai masyarakat "Bhinneka Tunggal Ika".
3. Siapapun buat Capres dan Cawapres yang terpilih sebagai Presiden Indonesia untuk periode 2019-2024 mampu melindungi kebebasan pers yang merupakan amanat dari Reformasi tahun 1998 silam. Masih banyak masyarakat Indonesia yang belum menikmati kebebasan pers yang murni. Banyak masyarakat Indonesia bosan dengan acara televisi yang cenderung kurang mendidik. Bahkan, banyak pemberitaan di media massa yang cenderung condong ke Jakarta sehingga masyarakat yang tidak tinggal di Jakarta tidak mendapatkan berita yang sebenarnya. Parahnya lagi, konglomerasi media sudah sangat memprihatinkan sehingga memasung hak-hak masyarakat dalam menerima informasi. Oleh karena itu, siapapun buat Capres dan Cawapres yang nantinya terpilih diharapkan mampu melindungi kebebasan pers sehingga demokrasi di Indonesia bisa mencapai titik yang ideal karena pers adalah tonggak utama demokrasi.
4. Siapapun buat Capres dan Cawapres yang terpilih sebagai Presiden Indonesia untuk periode 2019-2024 mampu memberantas korupsi sampai ke akar-akarnya. Banyak kasus korupsi yang terkatung-katung sehingga pemberantasan korupsi menjadi sia-sia. KPK sering menjadi sasaran teror karena dianggap menghalangi koruptor untuk mengeruk uang negara. Hal ini akan menjadi catatan buruk untuk pemberantasan korupsi di Indonesia. Oleh karena itu, siapapun buat Capres dan Cawapres yang nantinya terpilih diharapkan mampu memberantas korupsi sampai ke akar-akarnya karena itu adalah mencerminkan negara yang maju.
5. Siapapun buat Capres dan Cawapres yang terpilih sebagai Presiden Indonesia untuk periode 2019-2024 mampu menjawab tantangan perekonomian di Indonesia di masa yang akan datang. Ekonomi Indonesia akhir-akhir ini mengalami perlambatan pertumbuhan akibat kondisi internal dan eksternal yang mempengaruhi pertumbuhan ekonomi Indonesia. Hal ini dapat menghambat kemajuan negara Indonesia nantinya. Terlebih, Indonesia sedang memasuki Revolusi Industri 4.0 sehingga pengembangan teknologi adalah hal yang sangat mutlak. Oleh karena itu, siapapun buat Capres dan Cawapres yang nantinya terpilih diharapkan mampu menjawab tantangan perekonomian di Indonesia sehingga nantinya Indonesia mampu menjadi salah satu kekuatan ekonomi terbesar di Dunia pada masa yang akan datang.
6. Siapapun buat Capres dan Cawapres yang terpilih sebagai Presiden Indonesia untuk periode 2019-2024 mampu melindungi kebudayaan Indonesia dari serbuan budaya luar di era Globalisasi. Banyak kebudayaan Indonesia yang terus terkikis akibat globalisasi yang membuat budaya-budaya dari luar masuk ke Indonesia. Hal ini membuat nilai-nilai ketimuran yang ada di Indonesia akan terkikis dan ini akan mempengaruhi jatidiri bangsa Indonesia itu sendiri. Oleh karena itu, siapapun buat Capres dan Cawapres yang nantinya terpilih diharapkan mampu melindungi kebudayaan Indonesia dari budaya luar sehingga bangsa Indonesia di masa yang akan datang tetap memiliki jatidiri sebagai bangsa Indonesia pada umumnya.
7. Siapapun buat Capres dan Cawapres yang terpilih sebagai Presiden Indonesia untuk periode 2019-2024 mampu menjawab permasalahan lingkungan di Indonesia. Permasalahan lingkungan di Indonesia boleh dikatakan cukup memprihatinkan. Apalagi,hutan di Kalimantan terus terkikis dari tahun ke tahun dan ini sangat berbahaya dalam melawan pemanasan global mengingat Kalimantan adalah salah satu paru-paru hijau di Bumi tercinta. Banyak pertambangan-pertambangan memicu kerusakan lingkungan yang cukup parah. Banyak permasalahan lingkungan seperti air yang tercemar limbah dan lain-lain yang bisa berdampak besar bagi Indonesia di masa yang akan datang. Oleh karena itu, siapapun buat Capres dan Cawapres yang nantinya terpilih mampu menjawab permasalahan lingkungan di Indonesia yang sudah memprihatinkan sehingga mampu mewujudkan lingkungan Indonesia yang bersih di masa yang akan datang.
8. Siapapun buat Capres dan Cawapres yang terpilih sebagai Presiden Indonesia untuk periode 2019-2024 mampu menjawab permasalahan kesehatan di Indonesia. Banyak permasalahan kesehatan di Indonesia yang cukup serius seperti defisit BPJS yang tinggi,jumlah perokok di Indonesia yang tinggi dan lain-lain yang bisa mempengaruhi Indonesia di masa yang akan datang. Oleh karena itu, siapapun buat Capres dan Cawapres yang nantinya terpilih mampu menjawab permasalahan kesehatan di Indonesia sehingga mampu mewujudkan Indonesia yang kuat dan sejahtera di masa yang akan datang.
9. Siapapun buat Capres dan Cawapres yang terpilih sebagai Presiden Indonesia untuk periode 2019-2024 mampu menjawab permasalahan sosial di Indonesia. Banyak kasus kriminalitas yang tinggi, tingginya jumlah gepeng di Indonesia, kasus narkoba yang tinggi dan lain-lain yang bisa mempengaruhi Indonesia di masa yang akan datang apabila hal ini tidak disikapi serius oleh pemerintah. Oleh karena itu, siapapun buat Capres dan Cawapres yang nantinya terpilih mampu menjawab permasalahan sosial di Indonesia sehingga mampu mewujudukan Indonesia yang jaya di masa yang akan datang.
10. Siapapun buat Capres dan Cawapres yang terpilih sebagai Presiden Indonesia untuk periode 2019-2024 mampu menyelesaikan kasus HAM yang sampai saat ini belum tuntas. Banyak kasus HAM yang akhirnya tidak jelas karena banyak orang-orang yang terlibat kasus HAM berada di pihak salah satu Capres dan Cawapres yang bertarung di Pilpres 2019. Hal ini akan menjadi catatan buruk bagi penyelesaian kasus HAM di Indonesia. Oleh karena itu, siapapun buat Capres dan Cawapres yang nantinya terpilih mampu menyelesaikan kasus HAM sehingga mampu memberikan rasa perlindungan HAM kepada korban pelanggaran HAM.
11. Siapapun buat Capres dan Cawapres yang terpilih sebagai Presiden Indonesia untuk periode 2019-2024 mampu menjawab permasalahan di luar negeri. Peristiwa-peristiwa di luar negeri mulai dari Perang Dagang China dan Amerika Serikat, meningkatnya Populisme di seluruh dunia, konflik Laut China Selatan dan lain-lain menuntut kesiapsiagaan Indonesia dalam menyikapi fenomena di luar negeri mengingat ini menyangkut kedaulatan Indonesia di mata Internasional. Oleh karen itu, siapapun buat Capres dan Cawapres yang nantinya terpilih mampu menjawab permasalahan internasional sehingga mampu mewujudkan kedaulatan dan kewibawaan Indonesia di mata Internasional.
11 Catatan buat Capres dan Cawapres yang terpilih apabila ini dijalankan dengan baik, maka mampu mewujudkan Indonesia yang kuat,sejahtera dan berwibawa di masa yang akan datang sehingga anak cucu mampu menikmati Indonesia yang kuat dan berwibawa.
Link
http://myarticleformylife.blogspot.com/2019/04/catatan-buat-capres-dan-cawapres-yang-terpilih.html
1. Siapapun buat Capres dan Cawapres yang terpilih sebagai Presiden Indonesia untuk periode 2019-2024 mampu melindungi kebebasan berpendapat dan kebebasan berekspresi. Masih banyak kebebasan berpendapat dan kebebasan berekspresi yang terbelenggu oleh peraturan yang masih berlaku di Indonesia. Parahnya lagi, peraturan yang berlaku tersebut seringkali dianggap pasal karet. Hal ini akan menjadi catatan buruk bagi kebebasan berpendapat yang telah menjadi tujuan Reformasi pada tahun 1998 silam dan bisa berdampak bagi Indonesia pada tahun yang akan datang. Oleh karena itu, siapapun buat presiden Indonesia yang nantinya terpilih diharapkan mampu melindungi kebebasan berpendapat sehingga mampu mewujudkan demokrasi di Indonesia secara ideal.
2. Siapapun buat Capres dan Cawapres yang terpilih sebagai Presiden Indonesia untuk periode 2019-2024 mampu melindungi kebebasan minoritas dalam menjalankan hak-haknya. Masih banyak perlakuan mayoritas terhadap minoritas yang cenderung tidak adil. Banyak kasus-kasus minoritas yang akhirnya mengambang dan tidak jelas kelanjutannya. Hal ini sangat bertentangan dengan prinsip "Bhinneka Tunggal Ika" yang telah menjadi falsafah bangsa Indonesia sejak lama dan dikhawatirkan akan memicu perpecahan di kalangan bangsa Indonesia jika perlakuan tidak adil mayoritas terhadap minoritas masih berlanjut. Oleh karena itu, siapapun buat Capres dan Cawapres yang nantinya terpilih diharapkan mampu melindungi kebebasan minoritas dalam menjalankan hak-haknya sehingga mampu mewujudkan masyarakat Indonesia sebagai masyarakat "Bhinneka Tunggal Ika".
3. Siapapun buat Capres dan Cawapres yang terpilih sebagai Presiden Indonesia untuk periode 2019-2024 mampu melindungi kebebasan pers yang merupakan amanat dari Reformasi tahun 1998 silam. Masih banyak masyarakat Indonesia yang belum menikmati kebebasan pers yang murni. Banyak masyarakat Indonesia bosan dengan acara televisi yang cenderung kurang mendidik. Bahkan, banyak pemberitaan di media massa yang cenderung condong ke Jakarta sehingga masyarakat yang tidak tinggal di Jakarta tidak mendapatkan berita yang sebenarnya. Parahnya lagi, konglomerasi media sudah sangat memprihatinkan sehingga memasung hak-hak masyarakat dalam menerima informasi. Oleh karena itu, siapapun buat Capres dan Cawapres yang nantinya terpilih diharapkan mampu melindungi kebebasan pers sehingga demokrasi di Indonesia bisa mencapai titik yang ideal karena pers adalah tonggak utama demokrasi.
4. Siapapun buat Capres dan Cawapres yang terpilih sebagai Presiden Indonesia untuk periode 2019-2024 mampu memberantas korupsi sampai ke akar-akarnya. Banyak kasus korupsi yang terkatung-katung sehingga pemberantasan korupsi menjadi sia-sia. KPK sering menjadi sasaran teror karena dianggap menghalangi koruptor untuk mengeruk uang negara. Hal ini akan menjadi catatan buruk untuk pemberantasan korupsi di Indonesia. Oleh karena itu, siapapun buat Capres dan Cawapres yang nantinya terpilih diharapkan mampu memberantas korupsi sampai ke akar-akarnya karena itu adalah mencerminkan negara yang maju.
5. Siapapun buat Capres dan Cawapres yang terpilih sebagai Presiden Indonesia untuk periode 2019-2024 mampu menjawab tantangan perekonomian di Indonesia di masa yang akan datang. Ekonomi Indonesia akhir-akhir ini mengalami perlambatan pertumbuhan akibat kondisi internal dan eksternal yang mempengaruhi pertumbuhan ekonomi Indonesia. Hal ini dapat menghambat kemajuan negara Indonesia nantinya. Terlebih, Indonesia sedang memasuki Revolusi Industri 4.0 sehingga pengembangan teknologi adalah hal yang sangat mutlak. Oleh karena itu, siapapun buat Capres dan Cawapres yang nantinya terpilih diharapkan mampu menjawab tantangan perekonomian di Indonesia sehingga nantinya Indonesia mampu menjadi salah satu kekuatan ekonomi terbesar di Dunia pada masa yang akan datang.
6. Siapapun buat Capres dan Cawapres yang terpilih sebagai Presiden Indonesia untuk periode 2019-2024 mampu melindungi kebudayaan Indonesia dari serbuan budaya luar di era Globalisasi. Banyak kebudayaan Indonesia yang terus terkikis akibat globalisasi yang membuat budaya-budaya dari luar masuk ke Indonesia. Hal ini membuat nilai-nilai ketimuran yang ada di Indonesia akan terkikis dan ini akan mempengaruhi jatidiri bangsa Indonesia itu sendiri. Oleh karena itu, siapapun buat Capres dan Cawapres yang nantinya terpilih diharapkan mampu melindungi kebudayaan Indonesia dari budaya luar sehingga bangsa Indonesia di masa yang akan datang tetap memiliki jatidiri sebagai bangsa Indonesia pada umumnya.
7. Siapapun buat Capres dan Cawapres yang terpilih sebagai Presiden Indonesia untuk periode 2019-2024 mampu menjawab permasalahan lingkungan di Indonesia. Permasalahan lingkungan di Indonesia boleh dikatakan cukup memprihatinkan. Apalagi,hutan di Kalimantan terus terkikis dari tahun ke tahun dan ini sangat berbahaya dalam melawan pemanasan global mengingat Kalimantan adalah salah satu paru-paru hijau di Bumi tercinta. Banyak pertambangan-pertambangan memicu kerusakan lingkungan yang cukup parah. Banyak permasalahan lingkungan seperti air yang tercemar limbah dan lain-lain yang bisa berdampak besar bagi Indonesia di masa yang akan datang. Oleh karena itu, siapapun buat Capres dan Cawapres yang nantinya terpilih mampu menjawab permasalahan lingkungan di Indonesia yang sudah memprihatinkan sehingga mampu mewujudkan lingkungan Indonesia yang bersih di masa yang akan datang.
8. Siapapun buat Capres dan Cawapres yang terpilih sebagai Presiden Indonesia untuk periode 2019-2024 mampu menjawab permasalahan kesehatan di Indonesia. Banyak permasalahan kesehatan di Indonesia yang cukup serius seperti defisit BPJS yang tinggi,jumlah perokok di Indonesia yang tinggi dan lain-lain yang bisa mempengaruhi Indonesia di masa yang akan datang. Oleh karena itu, siapapun buat Capres dan Cawapres yang nantinya terpilih mampu menjawab permasalahan kesehatan di Indonesia sehingga mampu mewujudkan Indonesia yang kuat dan sejahtera di masa yang akan datang.
9. Siapapun buat Capres dan Cawapres yang terpilih sebagai Presiden Indonesia untuk periode 2019-2024 mampu menjawab permasalahan sosial di Indonesia. Banyak kasus kriminalitas yang tinggi, tingginya jumlah gepeng di Indonesia, kasus narkoba yang tinggi dan lain-lain yang bisa mempengaruhi Indonesia di masa yang akan datang apabila hal ini tidak disikapi serius oleh pemerintah. Oleh karena itu, siapapun buat Capres dan Cawapres yang nantinya terpilih mampu menjawab permasalahan sosial di Indonesia sehingga mampu mewujudukan Indonesia yang jaya di masa yang akan datang.
10. Siapapun buat Capres dan Cawapres yang terpilih sebagai Presiden Indonesia untuk periode 2019-2024 mampu menyelesaikan kasus HAM yang sampai saat ini belum tuntas. Banyak kasus HAM yang akhirnya tidak jelas karena banyak orang-orang yang terlibat kasus HAM berada di pihak salah satu Capres dan Cawapres yang bertarung di Pilpres 2019. Hal ini akan menjadi catatan buruk bagi penyelesaian kasus HAM di Indonesia. Oleh karena itu, siapapun buat Capres dan Cawapres yang nantinya terpilih mampu menyelesaikan kasus HAM sehingga mampu memberikan rasa perlindungan HAM kepada korban pelanggaran HAM.
11. Siapapun buat Capres dan Cawapres yang terpilih sebagai Presiden Indonesia untuk periode 2019-2024 mampu menjawab permasalahan di luar negeri. Peristiwa-peristiwa di luar negeri mulai dari Perang Dagang China dan Amerika Serikat, meningkatnya Populisme di seluruh dunia, konflik Laut China Selatan dan lain-lain menuntut kesiapsiagaan Indonesia dalam menyikapi fenomena di luar negeri mengingat ini menyangkut kedaulatan Indonesia di mata Internasional. Oleh karen itu, siapapun buat Capres dan Cawapres yang nantinya terpilih mampu menjawab permasalahan internasional sehingga mampu mewujudkan kedaulatan dan kewibawaan Indonesia di mata Internasional.
11 Catatan buat Capres dan Cawapres yang terpilih apabila ini dijalankan dengan baik, maka mampu mewujudkan Indonesia yang kuat,sejahtera dan berwibawa di masa yang akan datang sehingga anak cucu mampu menikmati Indonesia yang kuat dan berwibawa.
Link
http://myarticleformylife.blogspot.com/2019/04/catatan-buat-capres-dan-cawapres-yang-terpilih.html
Senin, 20 Februari 2017
Tantangan dalam melestarikan bangunan bersejarah
Akhir-akhir ini,banyak bangunan-bangunan bersejarah yang semakin lama semakin tidak terawat.Hal ini menjadi masalah yang sangat serius apabila hal ini tidak menjadi perhatian serius kita bersama,baik pemerintah maupun masyarakat.Oleh karena itu,sangat penting untuk melestarikan bangunan-bangunan yang mengandung unsur sejarah.Salah satunya adalah melalui konservasi bangunan-bangunan yang mengandung unsur nilai sejarah.Namun,untuk mewujudkan konservasi bangunan-bangunan bersejarah itu bukanlah hal yang sangat mudah.Penyebabnya antara lain adalah konflik kepentingan itu sendiri.Konflik kepentingan seringkali membuat konservasi bangunan bersejarah menjadi sulit.Hal ini dikarenakan pembangunan kota yang seringkali berorientasi modernisme tanpa memperhatikan nilai-nilai sejarah.Sebagai contoh adalah hotel Des Indes yang kini tinggal kenangan karena dibongkar buat pembangunan Mal Duta Merlin.Padahal,hotel Des Indies merupakan hotel yang termewah pada zamannya.Orang-orang berduit saja yang bisa menginap di hotel yang bergengsi pada saat itu.Namun,seiring berjalannya waktu hotel Des Indes mulai pudar eksistensinya dan puncaknya terjadi pada tahun 1971.Padahal,semestinya hotel Des Indies bisa menjadi tempat wisata yang mengandung unsur edukasi.Contoh lainnya adalah gedung Societeit de Harmonie yang dibongkar pada tahun 1985 buat perluasan jalan Majapahit serta halaman kantor Setneg.Lagi-lagi karena adanya konflik kepentingan.Hal ini menjadi ironis dalam melestarikan bangunan-bangunan sejarah.Di Bandung,ada gedung Singer yang bernasib serupa.Gedung Singer dibongkar pada tahun 1992 buat pembangunan parkir gedung Bumiputera.Lagi-lagi karena adanya konflik kepentingan.Hal ini semakin diperburuk oleh kurangnya edukasi akan pentingnya bangunan bersejarah di kalangan Pemda.Hal ini membuat pelestarian bangunan bersejarah menjadi sandungan bagi pemerintah buat konservasi bangunan tua.Oleh karena itu,masyarakat serta pemerintah harus memperhatikan konservasi bangunan sejarah dengan serius.Masyarakat juga harus kritis mengenai pembongkaran bangunan bersejarah karena pembongkaran tersebut dianggap mengkhianati nilai-nilai sejarah.Dengan kata lain,pelestarian gedung bersejarah bisa dimulai dari diri kita sendiri.Apabila kita mampu melestarikan bangunan bersejarah,bukan tak mungkin apabila anak cucu kita akan mengerti sejarah Jakarta di masa yang akan datang.
Sumber
http://www.cnnindonesia.com/nasional/20150622030525-20-61427/kisah-gedung-pesta-belanda-societeit-harmonie/
https://www.merdeka.com/jakarta/cerita-runtuhnya-hotel-paling-mewah-se-asia-di-harmoni.html
Sumber
http://www.cnnindonesia.com/nasional/20150622030525-20-61427/kisah-gedung-pesta-belanda-societeit-harmonie/
https://www.merdeka.com/jakarta/cerita-runtuhnya-hotel-paling-mewah-se-asia-di-harmoni.html
Jumat, 06 Januari 2017
10 Negara paling gagal di Dunia
Negara yang stabil tentu menjadi keinginan semua orang.Mengapa?Negara yang stabil akan membuat orang tersebut menjadi cinta kepada negeri tersebut.Ini akan memberi keuntungan kepada negara tersebut.Namun,apa jadinya apabila negara tersebut tidak stabil?Sudah pasti orang tersebut menjadi tidak percaya terhadap negara tersebut.Organisasi LSM asal Amerika Serikat,Fund For Peace(FFP) menghitung kegagalan suatu negara dalam Fragile States Index(dahulu Failed State Index) setiap 1 tahun sekali.Semakin tinggi nilai dan peringkatnya,maka negara tersebut sudah pasti gagal total.Sebaliknya,semakin rendah nilai dan peringkatnya,maka negara tersebut sangat bagus.Berikut ini 10 negara paling gagal di Dunia:
1.Somalia
Somalia mulai dilanda ketidakstabilan politik sejak terjadi perang saudara pada tahun 1991.Kondisi ini diperparah oleh keberadaan perompak yang seringkali mengganggu pelayaran di sekitar perairan Somalia.Kehidupan di sana didominasi oleh kehidupan agraris.Somalia telah menjadi salah satu dari 10 besar negara gagal sejak indeks ini dibuat tahun 2005.
2.Sudan Selatan
Sudan Selatan merupakan negara termuda di dunia.Negara ini memerdekakan diri dari Sudan pada tanggal 4 Juli 2011 setelah sebelumnya sempat terjadi konflik di Sudan Selatan.Sayangnya,negara ini mengalami konflik tidak lama setelah kemerdekaan.
3.Republik Afrika Tengah
Republik Afrika Tengah terletak di tengah benua Afrika.Negara ini merdeka tanggal 13 Agustus 1960 yang dipimpin David Dacko.Pada tahun 1966,Jean-Bedel Bokassa menggulingkan pemerintahan David Dacko dan berkuasa sampai tahun 1979.Pada tahun 1976,ia mendeklarasikan diri sebagai kaisar Afrika Tengah.Upacara penobatannya menghabiskan $20.000.000.Bokassa digulingkan pada tahun 1979 dan David Dacko kembali berkuasa sampai tahun 1981.
4.Sudan
Sudan merupakan salah satu negara terbesar di Afrika.Sebelum Sudan Selatan memisahkan diri,Sudan merupakan negara terbesar di Afrika.Sudan kerap mengalami konflik yang terus menerus.Sudan saat ini dipimpin oleh Omar al-Bashir yang dianggap memiliki catatan HAM yang buruk.
5.Yaman
Yaman merupakan salah satu negara yang terletak di Timur Tengah.Kemiskinan di sana lebih memprihatinkan dibandingkan dengan tetangganya,Arab Saudi dan Oman.Negara ini telah mengalami perang Saudara sejak tahun 2011 ketika rakyat Yaman menuntut Ali Abdullah Saleh mundur dari jabatan presiden yang telah dijabatnya sejak tahun 1978.Kondisi Yaman semakin memburuk ketika pasukan Syiah Houthi menduduki kota Sana'a sejak tahun 2015 yang memaksa pemerintah Yaman memindahkan ibukotanya ke Aden untuk sementara waktu sampai waktu yang tidak ditentukan.
6.Suriah
Suriah merupakan salah satu negara yang terletak di Timur Tengah.Nama lain dari Suriah adalah Levant atau Syam.Suriah sebelumnya merupakan negara yang kekayaan budayanya cukup banyak.Namun,sejak terjadinya perang Saudara tahun 2011 silam,Suriah kini menjadi 10 negara negara yang paling menderita di Dunia.Hal ini semakin diperburuk oleh keberadaan negara luar yang berkepentingan di Suriah.
7.Chad
Chad terletak di sekitar gurun Sahara di Afrika.Chad merupakan salah satu negara termiskin di Afrika dan Dunia.Chad merupakan salah satu negara termiskin di Afrika dan Dunia.Masih banyak penduduk yang hidup di bawah garis kemiskinan.Hal ini diperburuk oleh perang saudara yang melanda Chad sejak beberapa tahun terakhir yang membuat kondisi di Chad menjadi lebih sulit.
8.Republik Demokratik Kongo
Republik Demokratik Kongo terletak di jantung benua Afrika.Republik Demokratik Kongo merdeka tahun 1960 dari Belgia.Tak lama setelah kemerdekaan,wilayah Katanga yang kaya akan mineral merdeka pada tahun yang sama.Hal ini memicu terjadinya krisis Kongo yang berlangsung hingga tahun 1965.Krisis kongo baru berakhir setelah Joseph Desire Mobutu(namanya diganti menjadi Mobutu Sese-Seko)mengkudeta Joseph Kasa-Vubu pada tahun yang sama.Pemerintahan Mobutu terkenal dengan korupsi yang luar biasa sehingga membuat rakyatnya sengsara.Pada tahun 1997,Mobutu Sese-Seko diturunkan dari jabatan Presiden setelah terjadi pemberontakan yang dipimpin oleh Laurent Desire Kabila.
9.Afghanistan
Afghanistan terletak di kawasan Asia Tengah dan Asia Selatan.Afghanistan berbatasan dengan Pakistan di selatan dan timur;Iran di barat;Turkmenistan,Uzbekistan dan Tajikistan di utara dan China di timur laut.Negara ini dikenal penting dalam sejarah karena Afghanistan merupakan salah satu wilayah yang dilintasi Jalur Sutra.Negara ini merupakan salah satu negara termiskin di Asia.Hal ini semakin diperburuk oleh Perang Saudara yang sudah terjadi sejak tahun 1978 dan belum selesai sampai sekarang.
10.Haiti
Haiti merupakan negara yang terletak di wilayah Karibia.Negara ini merupakan negara termiskin di benua Amerika.Negara ini mayoritas adalah penduduk Afrika yang merupakan keturunan Budak yang dibawa Perancis untuk bekerja di Perkebunan.Negara ini memang terkenal sebagai negara gagal,namun Gempa Bumi yang melanda Haiti tahun 2010 silam membuat kondisi Haiti menjadi lebih parah lagi.
Inilah 10 negara yang diketahui merupakan negara paling gagal di Dunia.Beruntung Indonesia tidak masuk 10 besar negara gagal di Dunia.Oleh karena itu,sudah seharusnya kita bersyukur sebagai bangsa Indonesia dengan bekerja dengan giat,menghargai peraturan,tidak mencela negara sendiri dan sebagainya.
Sumber
http://fsi.fundforpeace.org/rankings-2016
Link
http://fsi.fundforpeace.org/rankings-2016/2017/01/10-negara-paling-gagal-di-dunia
1.Somalia
Somalia mulai dilanda ketidakstabilan politik sejak terjadi perang saudara pada tahun 1991.Kondisi ini diperparah oleh keberadaan perompak yang seringkali mengganggu pelayaran di sekitar perairan Somalia.Kehidupan di sana didominasi oleh kehidupan agraris.Somalia telah menjadi salah satu dari 10 besar negara gagal sejak indeks ini dibuat tahun 2005.
2.Sudan Selatan
Sudan Selatan merupakan negara termuda di dunia.Negara ini memerdekakan diri dari Sudan pada tanggal 4 Juli 2011 setelah sebelumnya sempat terjadi konflik di Sudan Selatan.Sayangnya,negara ini mengalami konflik tidak lama setelah kemerdekaan.
3.Republik Afrika Tengah
Republik Afrika Tengah terletak di tengah benua Afrika.Negara ini merdeka tanggal 13 Agustus 1960 yang dipimpin David Dacko.Pada tahun 1966,Jean-Bedel Bokassa menggulingkan pemerintahan David Dacko dan berkuasa sampai tahun 1979.Pada tahun 1976,ia mendeklarasikan diri sebagai kaisar Afrika Tengah.Upacara penobatannya menghabiskan $20.000.000.Bokassa digulingkan pada tahun 1979 dan David Dacko kembali berkuasa sampai tahun 1981.
4.Sudan
Sudan merupakan salah satu negara terbesar di Afrika.Sebelum Sudan Selatan memisahkan diri,Sudan merupakan negara terbesar di Afrika.Sudan kerap mengalami konflik yang terus menerus.Sudan saat ini dipimpin oleh Omar al-Bashir yang dianggap memiliki catatan HAM yang buruk.
5.Yaman
Yaman merupakan salah satu negara yang terletak di Timur Tengah.Kemiskinan di sana lebih memprihatinkan dibandingkan dengan tetangganya,Arab Saudi dan Oman.Negara ini telah mengalami perang Saudara sejak tahun 2011 ketika rakyat Yaman menuntut Ali Abdullah Saleh mundur dari jabatan presiden yang telah dijabatnya sejak tahun 1978.Kondisi Yaman semakin memburuk ketika pasukan Syiah Houthi menduduki kota Sana'a sejak tahun 2015 yang memaksa pemerintah Yaman memindahkan ibukotanya ke Aden untuk sementara waktu sampai waktu yang tidak ditentukan.
6.Suriah
Suriah merupakan salah satu negara yang terletak di Timur Tengah.Nama lain dari Suriah adalah Levant atau Syam.Suriah sebelumnya merupakan negara yang kekayaan budayanya cukup banyak.Namun,sejak terjadinya perang Saudara tahun 2011 silam,Suriah kini menjadi 10 negara negara yang paling menderita di Dunia.Hal ini semakin diperburuk oleh keberadaan negara luar yang berkepentingan di Suriah.
7.Chad
Chad terletak di sekitar gurun Sahara di Afrika.Chad merupakan salah satu negara termiskin di Afrika dan Dunia.Chad merupakan salah satu negara termiskin di Afrika dan Dunia.Masih banyak penduduk yang hidup di bawah garis kemiskinan.Hal ini diperburuk oleh perang saudara yang melanda Chad sejak beberapa tahun terakhir yang membuat kondisi di Chad menjadi lebih sulit.
8.Republik Demokratik Kongo
Republik Demokratik Kongo terletak di jantung benua Afrika.Republik Demokratik Kongo merdeka tahun 1960 dari Belgia.Tak lama setelah kemerdekaan,wilayah Katanga yang kaya akan mineral merdeka pada tahun yang sama.Hal ini memicu terjadinya krisis Kongo yang berlangsung hingga tahun 1965.Krisis kongo baru berakhir setelah Joseph Desire Mobutu(namanya diganti menjadi Mobutu Sese-Seko)mengkudeta Joseph Kasa-Vubu pada tahun yang sama.Pemerintahan Mobutu terkenal dengan korupsi yang luar biasa sehingga membuat rakyatnya sengsara.Pada tahun 1997,Mobutu Sese-Seko diturunkan dari jabatan Presiden setelah terjadi pemberontakan yang dipimpin oleh Laurent Desire Kabila.
9.Afghanistan
Afghanistan terletak di kawasan Asia Tengah dan Asia Selatan.Afghanistan berbatasan dengan Pakistan di selatan dan timur;Iran di barat;Turkmenistan,Uzbekistan dan Tajikistan di utara dan China di timur laut.Negara ini dikenal penting dalam sejarah karena Afghanistan merupakan salah satu wilayah yang dilintasi Jalur Sutra.Negara ini merupakan salah satu negara termiskin di Asia.Hal ini semakin diperburuk oleh Perang Saudara yang sudah terjadi sejak tahun 1978 dan belum selesai sampai sekarang.
10.Haiti
Haiti merupakan negara yang terletak di wilayah Karibia.Negara ini merupakan negara termiskin di benua Amerika.Negara ini mayoritas adalah penduduk Afrika yang merupakan keturunan Budak yang dibawa Perancis untuk bekerja di Perkebunan.Negara ini memang terkenal sebagai negara gagal,namun Gempa Bumi yang melanda Haiti tahun 2010 silam membuat kondisi Haiti menjadi lebih parah lagi.
Inilah 10 negara yang diketahui merupakan negara paling gagal di Dunia.Beruntung Indonesia tidak masuk 10 besar negara gagal di Dunia.Oleh karena itu,sudah seharusnya kita bersyukur sebagai bangsa Indonesia dengan bekerja dengan giat,menghargai peraturan,tidak mencela negara sendiri dan sebagainya.
Sumber
http://fsi.fundforpeace.org/rankings-2016
Link
http://fsi.fundforpeace.org/rankings-2016/2017/01/10-negara-paling-gagal-di-dunia
Rabu, 17 Agustus 2016
71 TAHUN NEGERIKU
Oh,Indonesia
Kini engkau sudah berusia 71 tahun
Negeri yang telah merasakan pahit dan manisnya hidup
Namun,negeriku masih bergelut melawan ancaman halus
Ancaman yang bukan dari luar
Namun,ancaman dari dalam
Oleh orang-orang yang berusaha merusak Indonesia dari dalam
Oleh orang-orang yang tidak ingin Indonesia maju
Oleh orang-orang yang khawatir Indonesia bangkit
Oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab
Perjuangan kita belum selesai,bung
Perjuangan kita masih panjang,bung
Perjuangan kita masih ada,bung
Untuk negeri kita yang masih berjuang
Berjuang untuk merdeka sejati
Bukan merdeka semu
Ayo bung
Semangat terus menolong Indonesia
Jangan menyerah bung
Harapan pasti ada
Link
http://myarticleformylife.blogspot.co.id/2016/08/71-tahun-negeriku
Kini engkau sudah berusia 71 tahun
Negeri yang telah merasakan pahit dan manisnya hidup
Namun,negeriku masih bergelut melawan ancaman halus
Ancaman yang bukan dari luar
Namun,ancaman dari dalam
Oleh orang-orang yang berusaha merusak Indonesia dari dalam
Oleh orang-orang yang tidak ingin Indonesia maju
Oleh orang-orang yang khawatir Indonesia bangkit
Oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab
Perjuangan kita belum selesai,bung
Perjuangan kita masih panjang,bung
Perjuangan kita masih ada,bung
Untuk negeri kita yang masih berjuang
Berjuang untuk merdeka sejati
Bukan merdeka semu
Ayo bung
Semangat terus menolong Indonesia
Jangan menyerah bung
Harapan pasti ada
Link
http://myarticleformylife.blogspot.co.id/2016/08/71-tahun-negeriku
Sabtu, 23 Juli 2016
Negeriku yang Indah
Indonesia
Negeriku yang indah
Keindahan alam yang penuh pesona
Pesona yang menarik mata
Pegunungan yang menyimpan keindahan
Ketinggian yang memukau mata
Udara yang mendinginkan badan
Membuat badanku semakin sejuk bagaikan dari surga
Lautannya yang indah dilihat
Dan ikan yang cantik nan berwarna-warni
Pantai yang menyimpan pasir putih yang indah
Bagaikan putih bak bidadari
Ketika semua ini adalah nikmat dari Allah
Maka nikmat apakah yang engkau syukuri
Selasa, 24 Mei 2016
Eropa
Eropa
Tempat dimana belanja adalah surga
Dengan wanita yang cantik bagaikan bidadari
Orang-orang yang berduit
Keindahan alam yang beragam
Dari gunung yang berhias es
Sampai padang rumput yang luas
Bahasa yang berkaitan menghiasi Eropa
Dan sedikit bahasa yang berbeda
Hidupmu menjadikan engkau dambaan bagi kami
Langganan:
Postingan (Atom)









